Bawaslu Bulukumba Lakukan Uji Petik PDPB di Desa Lembang Lohe, Temukan Ketidaksesuaian Data
|
Bulukumba, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bulukumba kembali melakukan pengawasan terhadap Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) pada Selasa, 9 Desember 2025. Kegiatan uji petik berlangsung di Desa Lembang Lohe, Kecamatan Kajang, turut hadir Anggota Bawaslu Bulukumba, Awaluddin, dalam uji petik tersebut.
Dalam pelaksanaan uji petik tersebut, Bawaslu memverifikasi laporan perubahan data penduduk tahun 2025. Dari hasil pengecekan langsung, ditemukan 14 penduduk yang tercatat meninggal dunia sepanjang tahun 2025. Data ini kemudian dicocokkan dengan daftar pemilih untuk memastikan ketepatan status pemilih dan akurasi data kependudukan.
Selain itu, Bawaslu juga melakukan uji sampling terhadap tiga data pemilih yang bersumber dari Data PDPB KPU Bulukumba Triwulan III. Dari tiga sampel tersebut, hasil verifikasi menunjukkan:
1 data sesuai, yakni status pemilih yang benar-benar telah pindah domisili.
2 data tidak sesuai, masing-masing terkait pemilih yang ternyata belum meninggal dunia serta pemilih yang belum melakukan pindah domisili sebagaimana tercatat dalam daftar PDPB.
Anggota Bawaslu Bulukumba, Awaluddin, menegaskan bahwa pengawasan uji petik semacam ini penting dilakukan untuk menjaga kualitas data pemilih jelang tahapan pemilu. Ia menambahkan bahwa ketidaksesuaian data yang ditemukan akan menjadi bahan rekomendasi kepada KPU Bulukumba agar segera dilakukan perbaikan.
"Pengawasan PDPB ini kami lakukan untuk memastikan setiap data pemilih benar-benar akurat. Ketidaksesuaian yang ditemukan hari ini menunjukkan pentingnya verifikasi langsung di lapangan," ujarnya.
Bawaslu Bulukumba berkomitmen melanjutkan pengawasan secara berkelanjutan di berbagai desa dan kecamatan sebagai bagian dari upaya menjamin daftar pemilih yang lebih valid dan mutakhir.
Penulis : Muh. Ashar