Lompat ke isi utama

Berita

Melalui Pendidikan Politik, Bawaslu Bulukumba Harap Parpol Maksimalkan Fungsi Sebagai Sarana Pendidikan Demokrasi

PAN

Keterangan Gambar : Ketua Bawaslu Bulukumba (Bakri Abubakar) saat menjadi Narasumber pada Kegiatan Pendidikan Politik Partai Amanat Nasional (PAN), Rabu (17/12/2025).

Bulukumba, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bulukumba, Bakri Abubakar, hadir sebagai narasumber pada kegiatan pendidikan politik yang diselenggarakan oleh DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Bulukumba, Selasa, 17 Desember 2025.

Dalam pemaparannya, Bakri Abubakar menegaskan bahwa peran Bawaslu dalam penyelenggaraan pemilu tidak semata-mata berfokus pada penindakan pelanggaran, tetapi juga mengedepankan upaya pencegahan sebagai langkah awal dalam menjaga kualitas demokrasi.

“Bawaslu tidak hanya hadir ketika terjadi pelanggaran. Kami justru menempatkan pencegahan sebagai prioritas utama agar potensi pelanggaran dapat diminimalisir sejak dini,” ujar Bakri di hadapan peserta kegiatan.

Ia menjelaskan bahwa apabila pelanggaran pemilu tetap terjadi, Bawaslu akan menangani setiap laporan dan temuan secara profesional, transparan, dan berkeadilan, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Penanganan pelanggaran pemilu dilakukan secara objektif dan terbuka. Ini merupakan bagian dari komitmen Bawaslu untuk menjaga integritas pemilu sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap proses demokrasi,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Bakri Abubakar juga menyampaikan apresiasi kepada DPD PAN Bulukumba atas terselenggaranya kegiatan pendidikan politik. Menurutnya, kegiatan semacam ini memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesadaran politik masyarakat serta memperkuat fungsi partai politik sebagai sarana pendidikan demokrasi.

“Partai politik memiliki peran penting dalam mencerdaskan kehidupan politik masyarakat. Kegiatan pendidikan politik seperti ini merupakan langkah positif untuk membangun pemilih yang sadar hak dan kewajibannya,” tambahnya.

Kegiatan pendidikan politik ini diharapkan dapat mendorong terciptanya iklim demokrasi yang sehat, partisipatif, dan berintegritas, serta memperkuat sinergi antara penyelenggara pemilu dan partai politik dalam mewujudkan pemilu yang berkualitas di Kabupaten Bulukumba.

Penulis : Masy'al/ Fhoto : Dandi

Editor : Muh. Ashar