Menjaga Hak Pilih di Wilayah Perbatasan : Uji Petik Bawaslu Bulukumba Jaga Akurasi Data di Atas Awan Kahayya
|
Bulukumba, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Udara pagi yang sejuk menyelimuti langkah jajaran Bawaslu Kabupaten Bulukumba saat memulai perjalanan uji petik data pemilih pada Selasa, 16 Desember 2025. Tepat pukul 09.00 WITA, rombongan bertolak dari Kantor Bawaslu Bulukumba menuju Desa Wisata Kahayya, Kecamatan Kindang, sebuah wilayah pegunungan yang dikenal dengan panorama alamnya yang memukau dan suasana pedesaan yang menenangkan.
Perjalanan menuju Kahayya menjadi bagian dari cerita pengawasan itu sendiri. Jalanan berliku dan menanjak, disertai hamparan pegunungan hijau dan udara dingin khas dataran tinggi, mengiringi komitmen pengawas pemilu untuk memastikan akurasi data pemilih hingga ke wilayah terjauh. Terletak di ketinggian sekitar 1.400 meter di atas permukaan laut (mdpl), Desa Kahayya menyuguhkan pemandangan alam yang asri sekaligus tantangan geografis yang tidak sederhana.
Desa Wisata Kahayya berada di wilayah perbatasan antara Kabupaten Bulukumba dan Kabupaten Sinjai, tepatnya berbatasan langsung dengan Kecamatan Sinjai Borong. Posisi strategis ini menjadikan Kahayya sebagai salah satu wilayah yang krusial dalam pengawasan data pemilih. Uji petik yang dilakukan di desa ini merupakan wujud komitmen Bawaslu Bulukumba untuk memastikan tidak adanya potensi ketidakakuratan data pemilih, khususnya di wilayah perbatasan yang rawan terjadi perbedaan administrasi kependudukan.
Kegiatan uji petik tersebut dihadiri langsung oleh Pimpinan Bawaslu Kabupaten Bulukumba, Awaluddin, yang didampingi sejumlah staf sekretariat. Kehadiran pimpinan secara langsung menjadi simbol keseriusan lembaga pengawas pemilu dalam menjalankan fungsi pengawasan, tidak hanya di pusat kota, tetapi juga hingga ke pelosok desa.
Melalui uji petik ini, Bawaslu Bulukumba menegaskan bahwa pengawasan data pemilih tidak mengenal jarak dan medan. Di tengah sejuknya udara pegunungan Kahayya, komitmen untuk menjaga hak konstitusional warga negara tetap menjadi prioritas utama. Dari desa di atas awan inilah, semangat pengawasan akurasi data pemilih terus dijaga demi terwujudnya pemilu yang berkualitas dan berintegritas.
Penulis : Muh. Ashar