Perkuat Literasi Demokrasi, Bawaslu Mengajar Hadir di SMAN 8 Bulukumba
|
Bulukumba, Badan Pengawas Pemilihan Umum — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bulukumba melaksanakan program Bawaslu Mengajar di SMAN 8 Bulukumba. Program ini dilaksanakan sebagai upaya memperkuat literasi kepemiluan serta menanamkan nilai-nilai demokrasi dan pemahaman tata kelola negara kepada pelajar, khususnya pemilih pemula.
Kegiatan yang berlangsung di ruang kelas SMAN 8 Bulukumba, Rabu (28/1/2026) diikuti oleh siswa-siswi dengan antusias. Dalam program tersebut, Bawaslu memberikan materi seputar demokrasi, hak dan kewajiban warga negara, peran pemilih pemula, serta pentingnya pengawasan partisipatif dalam menjaga kualitas pemilu dan pemilihan.
Ketua Bawaslu Kabupaten Bulukumba, Bakri Abubakar yang memberikan materi di kelas XII 3 menegaskan bahwa pendidikan demokrasi di lingkungan sekolah menjadi pondasi penting dalam membentuk kesadaran bernegara generasi muda.
“Demokrasi tidak hanya soal memilih, tetapi juga memahami proses, nilai, dan tanggung jawab sebagai warga negara. Melalui Bawaslu Mengajar, kami ingin pelajar memahami bagaimana demokrasi bekerja dan bagaimana tata kelola negara yang baik harus dijaga bersama,” ujar Bakri.
Ia menekankan bahwa pemilu yang berintegritas merupakan bagian dari sistem pemerintahan yang sehat dan berkeadilan.
“Pemilu adalah pintu masuk tata kelola negara. Ketika pemilu berjalan jujur dan adil, maka pemerintahan yang lahir juga memiliki legitimasi yang kuat. Di sinilah peran generasi muda sangat penting, bukan hanya sebagai pemilih, tetapi juga sebagai pengawas,” katanya.
Kegiatan ini juga diisi dengan sesi dialog dan tanya jawab yang interaktif. Para siswa diberikan ruang untuk menyampaikan pandangan serta pertanyaan seputar demokrasi, pemilu, dan peran pengawasan, sehingga proses pembelajaran berlangsung komunikatif dan partisipatif.
Penulis : Muh. Ashar
Foto : Dandi