Lompat ke isi utama

Berita

Tegaskan Komitmen Usai Rapat Evaluasi, Bawaslu Bulukumba Perkuat Partisipasi Publik

bawaslu

Keterangan Gambar : Anggota Bawaslu Bulukumba, Awaluddin saat mengikuti rapat evaluasi bersama Bawaslu Prov. Sulsel secara daring, Rabu (8/4/2026).

Bulukumba, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bulukumba menegaskan komitmennya dalam memperkuat partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu, usai mengikuti rapat daring terkait Evaluasi Kegiatan Partisipasi Masyarakat, Pengisian Formulir Pencegahan Online, serta Persiapan Pelaksanaan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) yang dilaksanakan secara daring, Rabu (8/4/2026).

Rapat tersebut diikuti oleh Anggota Bawaslu Bulukumba, Awaluddin, bersama jajaran Bawaslu dari berbagai daerah sebagai bagian dari upaya konsolidasi dalam meningkatkan efektivitas pengawasan partisipatif.

Awaluddin menyampaikan bahwa partisipasi masyarakat merupakan elemen kunci dalam mewujudkan pengawasan pemilu yang lebih inklusif dan berintegritas. Menurutnya, evaluasi yang dilakukan menjadi momentum penting untuk memperbaiki strategi pelibatan publik ke depan.

“Bawaslu Bulukumba berkomitmen untuk terus mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam setiap tahapan pengawasan kedepan, termasuk melalui optimalisasi pendidikan pengawas partisipatif (P2P) serta pemanfaatan teknologi melalui pengisian formulir pencegahan online terhadap kegiatan yang telah dilakukan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa penggunaan formulir pencegahan berbasis digital menjadi salah satu langkah penting dalam merekam setiap agenda pencegahan yang telah dilakukan. Dengan sistem tersebut, laporan dapat terkoordinasi dan terukur.

Lebih lanjut, Awaluddin menegaskan bahwa pihaknya akan memaksimalkan pelaksanaan kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) sebagai sarana edukasi politik bagi masyarakat. Program ini diharapkan mampu mencetak kader-kader pengawas partisipatif yang memiliki pemahaman kuat terkait kepemiluan.

“Melalui P2P, kami ingin memastikan masyarakat tidak hanya menjadi objek pemilu, tetapi juga subjek aktif dalam mengawal proses demokrasi,” tambahnya.

Bawaslu Bulukumba juga berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk organisasi masyarakat, pemuda, dan komunitas lokal, guna memperluas jangkauan pengawasan partisipatif.

Dengan adanya evaluasi dan persiapan yang matang, Bawaslu Bulukumba optimistis kualitas pengawasan pemilu ke depan akan semakin meningkat, seiring dengan meningkatnya kesadaran dan keterlibatan masyarakat dalam menjaga demokrasi yang berintegritas.

Penulis : Muh. Ashar