Awaluddin : Pemilihan Ketua OSIS Jadi Ruang Belajar Demokrasi bagi Pelajar
|
Bulukumba, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bulukumba, Awaluddin, hadir sebagai narasumber dalam kegiatan sosialisasi persiapan pemilihan Ketua OSIS UPT SMAN 10 Bulukumba Tahun 2026/2027, Jumat (11/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Masjid UPT SMAN 10 Bulukumba tersebut mengangkat tema “Peranan Generasi Muda dalam Mewujudkan Demokrasi Melalui Pemilu dan Pemilihan.”
Sosialisasi ini menjadi bagian dari persiapan pelaksanaan pemilihan Ketua OSIS Tahun 2026/2027 sekaligus menjadi ruang edukasi bagi para pelajar untuk memahami nilai-nilai demokrasi sejak dini.
Dalam pemaparannya, Awaluddin menekankan bahwa pemilihan Ketua OSIS tidak hanya berkaitan dengan memilih seorang pemimpin, tetapi juga menjadi sarana bagi pelajar untuk belajar menerapkan prinsip-prinsip demokrasi.
“Pemilihan Ketua OSIS merupakan proses pembelajaran demokrasi yang sangat baik bagi generasi muda. Di dalamnya ada proses menentukan pilihan, menghargai perbedaan, menyampaikan gagasan, serta menerima hasil pemilihan secara bertanggung jawab,” ujar Awaluddin.
Menurutnya, pengalaman berdemokrasi di lingkungan sekolah dapat menjadi bekal bagi pelajar ketika nantinya mereka berpartisipasi dalam kehidupan demokrasi yang lebih luas, termasuk menggunakan hak pilih dalam Pemilu dan Pemilihan.
Ia juga mengajak para siswa untuk tidak menjadi generasi yang hanya menggunakan hak pilih, tetapi mampu menjadi pemilih yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab.
“Generasi muda harus mampu membedakan informasi yang benar dan tidak benar, tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi, serta berani menyampaikan pendapat dengan cara yang santun,” jelasnya
.
Ia menambahkan, demokrasi membutuhkan keterlibatan generasi muda. Karena itu, pendidikan demokrasi di sekolah penting dilakukan secara berkelanjutan agar pelajar memahami bahwa setiap pilihan memiliki konsekuensi dan tanggung jawab.
“Dari pemilihan Ketua OSIS inilah kita bisa belajar bahwa demokrasi bukan sekadar mencoblos atau memilih, tetapi bagaimana kita menghargai proses, menjaga kejujuran, menerima perbedaan dan bersama-sama membangun lingkungan yang lebih baik,” katanya.
Sementara itu, kegiatan sosialisasi di SMAN 10 Bulukumba diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada siswa mengenai mekanisme pemilihan Ketua OSIS sekaligus menumbuhkan budaya demokrasi di lingkungan sekolah.
Melalui kegiatan tersebut, Bawaslu Bulukumba terus mendorong penguatan pendidikan demokrasi bagi generasi muda sebagai bagian dari upaya membangun pemilih yang cerdas dan berintegritas sejak dari lingkungan pendidikan.
Penulis : Muh. Ashar