Jelang Kick Off P2P, Bawaslu Bulukumba Perkuat Kapasitas Peserta
|
Bulukumba, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Jelang pelaksanaan Kick Off Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P), Bawaslu Bulukumba perkuat kapasitas peserta P2P secara daring melalui zoom meeting, Senin (11/5/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Bawaslu Bulukumba, Bakri Abubakar, Anggota Bawaslu Bulukumba, Awaluddin serta peserta P2P Bawaslu Bulukumba sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan program pendidikan pengawasan partisipatif.
Rapat teknis tersebut dilaksanakan untuk memperkuat kapasitas peserta terkait mekanisme pelaksanaan pembelajaran mandiri, penguatan partisipasi peserta, hingga teknis pelaporan dan monitoring kegiatan. Pelaksanaan P2P Tahun 2026 sendiri bertujuan meningkatkan kapasitas serta pemahaman peserta terkait pengawasan partisipatif dalam penyelenggaraan demokrasi dan pemilu.
Dalam rapat tersebut disepakati bahwa link pembelajaran mandiri akan dibagikan melalui grup WhatsApp P2P pada 13 Mei 2026. Selanjutnya, kegiatan pembelajaran mandiri akan berlangsung mulai 13 hingga 18 Mei 2026. Setiap peserta diwajibkan menyelesaikan minimal satu materi setiap hari sebagai bagian dari proses pembelajaran.
Selain itu, peserta juga diwajibkan mengisi catatan kritis sesuai subtema materi yang dipelajari. Setelah pengisian catatan kritis selesai, peserta diminta melakukan tangkapan layar sebagai bukti pengisian dan mengirimkannya kepada admin P2P Bawaslu Bulukumba.
Panitia juga menegaskan bahwa pengisian catatan kritis menjadi syarat wajib bagi peserta untuk mengikuti kegiatan diskusi luring yang dijadwalkan berlangsung pada 20 Mei 2026. Untuk memastikan seluruh tahapan berjalan optimal, panitia akan melakukan monitoring progres pembelajaran mandiri peserta secara harian.
Ketua Bawaslu Bulukumba, Bakri Abubakar, menyampaikan bahwa pelaksanaan P2P merupakan bagian penting dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengawasan partisipatif dalam demokrasi.
“Pendidikan Pengawas Partisipatif menjadi ruang pembelajaran bersama untuk meningkatkan kapasitas dan pemahaman masyarakat terkait pengawasan pemilu. Melalui kegiatan ini, kami berharap lahir pengawas partisipatif yang aktif, kritis, dan memiliki komitmen menjaga kualitas demokrasi,” ujar Bakri.
Sementara itu, Anggota Bawaslu Bulukumba turut mendorong peserta agar aktif mengikuti setiap materi dan memanfaatkan grup WhatsApp P2P Tahun 2026 sebagai pusat informasi kegiatan selama pelaksanaan program berlangsung.
Ia juga menekankan pentingnya kedisiplinan peserta dalam mengikuti seluruh tahapan pembelajaran mandiri hingga diskusi luring agar tujuan kegiatan dapat tercapai secara maksimal.
Penulis : Muh. Ashar/ Foto : Dhebo