Lompat ke isi utama

Berita

Teken MoU dengan STAI Al-Gazali, Bawaslu Bulukumba Perluas Edukasi Pemilu

algazali mou

Keterangan Gambar : Bawaslu Kabupaten Bulukumba menjalin kerja sama dengan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Gazali Bulukumba melalui penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU), Senin (2/11/2026)

Bulukumba, Badan Pengawas Pemilihan Umum  – Bawaslu Kabupaten Bulukumba menjalin kerja sama dengan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Gazali Bulukumba melalui penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU), Senin (2/11/2026). Kerja sama ini diarahkan untuk memperkuat edukasi kepemiluan, pendidikan politik, serta mendorong keterlibatan sivitas akademika dalam pengawasan partisipatif.

Penandatanganan MoU yang berlangsung di kampus STAI Al-Gazali Bulukumba tersebut menjadi langkah strategis dalam membangun sinergi antara lembaga pengawas pemilu dan perguruan tinggi guna meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya kalangan akademisi, terhadap proses demokrasi.

Ketua Yayasan STAI Al-Gazali Bulukumba, KH. Tjamiruddin, menyambut baik terjalinnya kerja sama tersebut. Ia mengakui bahwa pemahaman mengenai demokrasi dan mekanisme penyelenggaraan pemilu masih perlu terus diperkuat, termasuk di lingkungan perguruan tinggi.

Menurutnya, masih terdapat mahasiswa maupun sivitas akademika, termasuk dosen, yang membutuhkan pemahaman lebih mendalam mengenai dinamika dan mekanisme pelaksanaan pemilu di Indonesia.

"Harus kita akui, mungkin masih ada mahasiswa maupun sivitas akademika yang belum sepenuhnya memahami secara utuh mekanisme Pelaksanaan Demokrasi kita di Indonesia, terutama mengenai dinamika pemilihan umum, termasuk para Dosen STAI Al-Gazali Bulukumba," ujar KH. Tjamiruddin.

Ia menegaskan, pihak yayasan berkomitmen mendukung berbagai program edukasi politik dan pencerahan demokrasi yang dilaksanakan bersama Bawaslu Bulukumba. Bahkan, STAI Al-Gazali menyatakan kesiapannya untuk terus menjadi mitra dalam memperkuat nilai-nilai demokrasi.

"Kami bersedia setiap saat menjadi mitra Bawaslu dalam mengawal dan mensukseskan nilai-nilai demokrasi," tambahnya.

Bawaslu Dorong Kampus Jadi Mitra Pengawasan Partisipatif

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Bulukumba, Bakri Abubakar, menyampaikan apresiasi atas keterbukaan dan komitmen STAI Al-Gazali dalam membangun kerja sama kelembagaan.

Bakri menilai, dukungan perguruan tinggi memiliki peran penting dalam memperluas jangkauan pengawasan pemilu. Menurutnya, upaya mewujudkan pemilu yang berintegritas membutuhkan keterlibatan berbagai elemen masyarakat, tidak terkecuali kalangan akademisi.

Ia berharap kerja sama tersebut tidak berhenti pada penandatanganan dokumen kesepahaman, tetapi dapat diwujudkan melalui berbagai kegiatan edukatif yang melibatkan dosen dan mahasiswa secara aktif.

"Bawaslu tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan elemen masyarakat, khususnya sektor akademisi. Melalui kolaborasi ini, kami berharap para dosen dan mahasiswa tidak hanya sekadar memahami regulasi dan tahapan pemilu, tetapi juga menjadi agen pengawasan partisipatif yang menyebarkan edukasi politik bersih di tengah masyarakat," tutur Bakri.

Siapkan Program Kolaborasi Kepemiluan

Melalui penandatanganan MoU ini, Bawaslu Bulukumba dan STAI Al-Gazali diharapkan dapat mengembangkan sejumlah program bersama di bidang kepemiluan dan demokrasi.

Beberapa bentuk kegiatan yang direncanakan meliputi sosialisasi pengawasan pemilu, kuliah umum kebangsaan, hingga pelaksanaan riset bersama terkait kepemiluan dan demokrasi di Kabupaten Bulukumba.

Kolaborasi tersebut diharapkan menjadi wadah penguatan literasi politik sekaligus membuka ruang partisipasi bagi mahasiswa dan kalangan akademisi untuk turut mengawal proses demokrasi.

Dengan terjalinnya kerja sama ini, Bawaslu Bulukumba memperluas kemitraan dengan dunia pendidikan sebagai bagian dari upaya membangun pengawasan pemilu yang partisipatif, berintegritas, dan berkelanjutan.

Penulis : Irham / Foto : Dandi