Awaluddin Dorong Penguatan Komunitas dan Pengawasan Digital dalam Diskusi P2P Bawaslu Bulukumba
|
Bulukumba, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Anggota Bawaslu Bulukumba, Awaluddin membawakan materi tentang Teknis Penguatan Jaringan dan Pemberdayaan Komunitas serta Teknis Pengawasan Partisipatif Berbasis Digital pada kegiatan Diskusi Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Bawaslu Bulukumba yang berlangsung di Ruang Kahayya Gedung Pinisi, Rabu (20/5/2026).
Dalam penyampaiannya, Awaluddin menekankan pentingnya membangun jaringan pengawasan yang kuat melalui keterlibatan komunitas, organisasi kepemudaan, mahasiswa, hingga kelompok masyarakat sipil sebagai mitra strategis dalam menjaga kualitas demokrasi dan proses pemilu yang berintegritas.
Menurutnya, pengawasan partisipatif tidak dapat berjalan maksimal tanpa adanya kolaborasi yang aktif antara penyelenggara pemilu dan masyarakat. Oleh karena itu, pemberdayaan komunitas menjadi langkah penting untuk memperluas ruang edukasi politik dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengawasan pemilu.
Selain itu, Awaluddin juga menjelaskan perkembangan pengawasan partisipatif berbasis digital di era teknologi informasi saat ini. Ia mengajak peserta untuk memanfaatkan media sosial dan platform digital sebagai sarana edukasi, penyebaran informasi kepemiluan, serta pelaporan dugaan pelanggaran pemilu secara cepat dan efektif.
“Ruang digital saat ini menjadi bagian penting dalam demokrasi. Masyarakat harus mampu memanfaatkan teknologi secara bijak untuk mendukung pengawasan pemilu yang transparan dan partisipatif,” ujarnya di hadapan peserta diskusi.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Para peserta terlihat aktif berdiskusi dan berdialog dengan pemateri terkait strategi membangun jejaring komunitas, tantangan pengawasan di media digital, hingga upaya menangkal penyebaran hoaks dan informasi menyesatkan dalam tahapan pemilu.
Diskusi tersebut menjadi ruang berbagi gagasan dan pengalaman antara peserta dan pemateri dalam memperkuat peran masyarakat sebagai pengawas partisipatif demi mewujudkan pemilu yang demokratis, jujur, dan bermartabat di Kabupaten Bulukumba.
Penulis : Muh. Ashar/ Foto : Debo