GEMPUR 26 Gelar Konsolidasi, Perkuat Gerakan Pengawasan Partisipatif Menuju Pemilu 2029
|
Bulukumba, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Komunitas GEMPUR 26 (Gerakan Pemuda Peduli Demokrasi) melakukan konsolidasi bersama Bawaslu Kabupaten Bulukumba di salah satu warung kopi di Kabupaten Bulukumba, Minggu (2/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi tindak lanjut atas terbentuknya GEMPUR 26 melalui Program Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Bawaslu Bulukumba, sekaligus menandai langkah awal komunitas dalam menjalankan perannya sebagai penggerak pengawasan partisipatif di kalangan generasi muda.
Konsolidasi tersebut difokuskan pada penyamaan persepsi mengenai arah gerakan komunitas, penyusunan program kerja, penguatan literasi demokrasi, serta strategi memperluas keterlibatan generasi muda dalam membangun budaya demokrasi yang partisipatif dan berintegritas menjelang Pemilu dan Pemilihan Tahun 2029.
Ketua GEMPUR 26, Wahyudi, menyampaikan bahwa konsolidasi menjadi momentum penting untuk menyatukan komitmen seluruh anggota dalam mengembangkan komunitas sebagai ruang kolaborasi pemuda yang berorientasi pada pendidikan demokrasi dan pengawasan partisipatif.
"Kami ingin GEMPUR 26 menjadi wadah kolaborasi bagi pemuda Bulukumba dalam mengedukasi masyarakat sekaligus berkontribusi menjaga kualitas demokrasi. Melalui konsolidasi ini, kami menyatukan langkah agar gerakan yang telah dibangun dapat berjalan secara berkelanjutan hingga menyentuh berbagai komunitas di masyarakat," ujar Wahyudi.
Anggota Bawaslu Kabupaten Bulukumba, Awaluddin, mengapresiasi inisiatif yang dilakukan GEMPUR 26 sebagai bentuk komitmen awal dalam menjaga keberlanjutan komunitas. Menurutnya, GEMPUR 26 diharapkan mampu berkembang menjadi mitra strategis Bawaslu dalam memperluas pendidikan demokrasi dan memperkuat pengawasan partisipatif.
"Pembentukan GEMPUR 26 merupakan langkah awal. Yang terpenting adalah memastikan komunitas ini terus bergerak, memperluas jejaring, serta menghadirkan ruang-ruang edukasi demokrasi sehingga semangat pengawasan partisipatif dapat tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat," kata Awaluddin.
Melalui konsolidasi yang diinisiasi oleh GEMPUR 26 tersebut, diharapkan sinergi antara komunitas pemuda dan Bawaslu Kabupaten Bulukumba semakin kuat dalam membangun ekosistem demokrasi yang inklusif, partisipatif, dan berintegritas, sekaligus memperluas keterlibatan masyarakat dalam pengawasan Pemilu dan Pemilihan.
Penulis : Muh. Ashar