Lompat ke isi utama

Berita

Lolly Suhenty Apresiasi Kinerja Bawaslu Sulsel, Tekankan Pentingnya Pelaporan Pencegahan dan Parmas

EVALUASI

Keterangan Gambar : Tangkapan layar Kegiatan Evaluasi dan Apresiasi Pelaksanaan Tugas Divisi Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat Bawaslu Kabupaten/Kota se-Sulawesi Selatan yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting, Jumat, 31 Juli 2026.

Bulukumba, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI, Lolly Suhenty, mengapresiasi langkah Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan dalam memberikan penghargaan kepada Bawaslu Kabupaten/Kota sebagai bentuk pengakuan atas capaian kinerja di bidang pencegahan, partisipasi masyarakat, dan pengawasan kepemiluan.

Hal tersebut disampaikan Lolly saat memberikan arahan pada kegiatan Evaluasi dan Apresiasi Pelaksanaan Tugas Divisi Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat Bawaslu Kabupaten/Kota se-Sulawesi Selatan yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting, Jumat, 31 Juli 2026.

Menurut Lolly, pemberian apresiasi merupakan bentuk kesadaran lembaga terhadap berbagai upaya, dedikasi, dan kerja keras yang telah dilakukan oleh jajaran pengawas pemilu. Selain itu, penghargaan juga menjadi bentuk penghormatan terhadap kontribusi yang diberikan dalam menjalankan tugas dan fungsi kelembagaan.

“Apresiasi merupakan bentuk penghormatan terhadap kerja-kerja yang telah dilakukan. Yang paling penting, penghargaan diberikan berdasarkan indikator yang transparan sehingga dapat diterima oleh seluruh pihak,” ujar Lolly.

Sulsel Masuk Tujuh Besar Nasional

Dalam kesempatan tersebut, Lolly mengungkapkan bahwa berdasarkan data Bawaslu RI, intensitas aktivitas pencegahan yang dilakukan jajaran Bawaslu di Sulawesi Selatan berada pada kategori sedang. Namun, pada aspek partisipasi masyarakat, Sulawesi Selatan berhasil menempati posisi tujuh besar nasional.

Capaian tersebut menunjukkan tingginya aktivitas pelibatan masyarakat yang dilakukan oleh jajaran Bawaslu dalam mendukung pengawasan partisipatif dan penguatan demokrasi.

Meski demikian, Lolly mengingatkan bahwa capaian tersebut harus didukung dengan sistem pelaporan yang baik agar seluruh aktivitas yang telah dilaksanakan dapat tercatat dan terukur secara optimal.

Pentingnya Kelengkapan Data Pencegahan

Lolly menekankan bahwa seluruh kegiatan pencegahan yang dilaksanakan oleh Bawaslu Kabupaten/Kota harus dipastikan terinput secara lengkap ke dalam Form Cegah, karena data capaian pencegahan di tingkat nasional bersumber dari instrumen tersebut.

Menurutnya, berbagai bentuk kegiatan seperti pendidikan pengawasan, penyusunan dan tindak lanjut Indeks Kerawanan Pemilu (IKP), partisipasi masyarakat, penerbitan naskah dinas, koordinasi dengan pemangku kepentingan, publikasi kelembagaan, hingga aktivitas pencegahan lainnya harus terdokumentasi secara menyeluruh.

“Pastikan seluruh aktivitas pencegahan yang telah dilakukan terinput dalam Form Cegah sehingga capaian yang ada dapat tergambarkan secara utuh,” tegasnya.

Selain itu, Lolly juga mengingatkan agar seluruh kegiatan partisipasi masyarakat yang telah dilaksanakan dilaporkan melalui mekanisme yang telah disediakan. Dengan demikian, seluruh upaya yang dilakukan oleh jajaran Bawaslu dapat tercatat sebagai bagian dari capaian kelembagaan.

Apresiasi Berawal dari Kesadaran Internal

Lebih lanjut, Lolly menyampaikan bahwa pihak yang paling memahami sekaligus dapat memberikan apresiasi terhadap kerja-kerja pengawasan adalah jajaran Bawaslu itu sendiri. Oleh karena itu, setiap jajaran perlu memastikan bahwa seluruh kewenangan dan tanggung jawab yang diamanahkan kepada lembaga telah dilaksanakan secara optimal.

Menurutnya, apresiasi tidak hanya dimaknai sebagai penghargaan yang diberikan kepada daerah atau individu tertentu, tetapi juga sebagai refleksi atas sejauh mana tugas pengawasan, pencegahan, dan pelibatan masyarakat telah dijalankan dengan baik.

“Yang dapat mengapresiasi kerja kita adalah jajaran kita sendiri. Karena itu, penting memastikan seluruh tugas dan kewenangan telah dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab,” ujar Lolly.

Ia berharap evaluasi dan apresiasi yang dilakukan Bawaslu Sulawesi Selatan dapat menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas, memperkuat dokumentasi dan pelaporan kegiatan, serta menjaga konsistensi dalam menjalankan fungsi pencegahan dan pengawasan demi terwujudnya pengawasan pemilu yang profesional, akuntabel, dan berintegritas.

 

Penulis : Muh. Ashar