Bawaslu Bulukumba Tancap Gas Persiapkan Pendidikan Pengawas Partisaptif (P2P) Tahun 2026
|
Bulukumba, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bulukumba bergerak cepat menindaklanjuti pelaksanaan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026. Hal tersebut ditandai dengan rapat persiapan yang digelar pada Kamis (23/04/2026) di Media Centre Bawaslu Bulukumba, dengan melibatkan pimpinan dan jajaran sekretariat Bawaslu Bulukumba.
Rapat ini dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Bulukumba bersama anggota, guna mematangkan konsep pelaksanaan P2P, mulai dari teknis rekrutmen peserta, penyusunan materi, hingga strategi pelibatan masyarakat dalam pengawasan partisipatif.
Ketua Bawaslu Bulukumba, Bakri Abubakar dalam arahannya menegaskan bahwa P2P merupakan salah satu instrumen penting dalam memperkuat pengawasan berbasis masyarakat. Menurutnya, kegiatan ini harus dipersiapkan secara matang agar mampu melahirkan kader pengawas yang tidak hanya paham regulasi, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap proses demokrasi.
“P2P ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi investasi jangka panjang dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya pengawasan pemilu. Kita ingin melahirkan agen-agen pengawasan yang aktif dan berintegritas,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu Anggota Bawaslu Bulukumba, Awaluddin menekankan pentingnya kualitas peserta dalam pelaksanaan P2P tahun ini. Ia berharap proses rekrutmen dapat menjaring kalangan strategis, seperti pemilih muda, mahasiswa, serta komunitas masyarakat yang aktif.
“Kita harus memastikan peserta yang terlibat benar-benar memiliki semangat belajar dan komitmen untuk terlibat dalam pengawasan partisipatif. Ini penting agar output dari P2P bisa berdampak nyata,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa pendekatan yang digunakan dalam P2P perlu disesuaikan dengan perkembangan zaman, termasuk memanfaatkan platform digital sebagai media edukasi dan diseminasi pengawasan pemilu.
“Kita dorong P2P lebih adaptif, dengan pendekatan yang kreatif dan berbasis digital, sehingga pesan pengawasan bisa menjangkau lebih luas, khususnya generasi muda,” tambahnya.
Melalui rapat ini, Bawaslu Bulukumba menunjukkan komitmennya untuk menghadirkan program P2P yang berkualitas dan berdampak, sebagai bagian dari upaya mewujudkan Pemilu dan Pemilihan 2029 yang demokratis, berintegritas, dan bermartabat.
Penulis : Muh. Ashar/ Fhoto : Dandi