Lompat ke isi utama

Berita

Data Pribadi dan Hak Pemilih Disorot, Unhas-Bawaslu Bulukumba Bahas micro-targeting politik berbasis AI

UNHAS

Keterangan Gambar :  Ketua Bawaslu Bulukumba, Bakri Abubakar saat menjadi narasumber kegiatan Pengabdian Masyarakat yang membahas perlindungan data pribadi dan hak konstitusional pemilih dari potensi manipulasi micro-targeting politik berbasis algoritma kecerdasan buatan (AI)  pada Jumat (28/8/2026) di Ruang Kahayya, Gedung Phinisi Bulukumba.

Bulukumba, — Departemen Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Hasanuddin bekerja sama dengan Bawaslu Kabupaten Bulukumba menggelar kegiatan Pengabdian Masyarakat yang membahas perlindungan data pribadi dan hak konstitusional pemilih dari potensi manipulasi micro-targeting politik berbasis algoritma kecerdasan buatan (AI).

Kegiatan bertema “Perlindungan Data Pribadi dan Hak Konstitusional Pemilih dari Manipulasi Micro-Targeting Politik Berbasis Algoritma AI untuk Mendukung Pengawasan Partisipatif” yang dikemas dalam bentuk diskusi publik tersebut berlangsung pada Jumat (28/8/2026) di Ruang Kahayya, Gedung Phinisi Bulukumba.

Kegiatan tersebut melibatkan siswa SMA sebagai bagian dari kelompok pemilih Generasi Z, serta staf KPU dan Bawaslu Kabupaten Bulukumba.

Dorong Pemilih Gen Z Lebih Kritis

Ketua Tim Peneliti, Endang Sari, yang merupakan Dosen Ilmu Politik Unhas, menekankan pentingnya memberikan pemahaman kepada pemilih muda mengenai perlindungan data pribadi dan perkembangan teknologi dalam ruang politik.

“Pemilih, khususnya generasi Z, perlu memahami bahwa data pribadi memiliki kaitan dengan hak konstitusional. Karena itu, pemahaman mengenai bagaimana teknologi dan algoritma dapat digunakan dalam komunikasi politik menjadi bagian penting dalam membangun pemilih yang kritis dan sadar terhadap haknya,” ujarnya.

Menurutnya, literasi mengenai perkembangan teknologi politik perlu terus diperkuat agar masyarakat tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memahami potensi risiko yang dapat muncul dalam pemanfaatan data pribadi.

Bawaslu Dorong Pengawasan Partisipatif

Ketua Bawaslu Kabupaten Bulukumba, Bakri Abubakar, menyambut kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat pemahaman masyarakat mengenai pengawasan partisipatif.

“Pengawasan pemilu membutuhkan partisipasi masyarakat. Di tengah perkembangan teknologi dan penggunaan data dalam komunikasi politik, masyarakat perlu memiliki pemahaman yang baik agar dapat mengenali potensi manipulasi informasi maupun penggunaan data yang tidak semestinya,” katanya.

Ia menilai keterlibatan pemilih muda dalam kegiatan literasi kepemiluan menjadi penting karena generasi tersebut memiliki kedekatan yang kuat dengan ruang digital.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat memperkuat kesadaran pemilih muda untuk menggunakan ruang digital secara bijak sekaligus ikut berperan dalam pengawasan partisipatif,” ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sebagai narasumber Dr. Andi Ali Armunanto, S.IP., M.Si. (Dosen Ilmu politik Unhas), Abdul Munif Ashri, S.H., M.H. (Dosen Fakultas Hukum Unhas) serta Edi Djunaedi Syaf, S.Sos.,M. I. Kom (Pakar IT) yang juga hadir secara daring.

Penulis : Muh. Ashar/ Foto : Dhebo