Lompat ke isi utama

Berita

LDKS SMKN 1 Bulukumba, Bakri Abubakar Tekankan Peran Pelajar dalam Demokrasi

smkn 1

Keterangan Gambar : Ketua Bawaslu Kabupaten Bulukumba, Bakri Abubakar, menjadi narasumber dalam kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) di SMKN 1 Bulukumba, Sabtu, 29 Agustus 2026.

 

Bulukumba, Badan Pengawas Pemilihan Umum, — Ketua Bawaslu Kabupaten Bulukumba, Bakri Abubakar, mengajak pelajar untuk tidak bersikap apatis terhadap persoalan demokrasi. Pesan itu disampaikan saat menjadi narasumber dalam kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) di SMKN 1 Bulukumba, Sabtu, 29 Agustus 2026.

Dalam kegiatan tersebut, Bakri memberikan materi mengenai kepemimpinan kepada peserta LDKS. Materi tidak hanya menyoroti kemampuan dan karakter yang harus dimiliki seorang pemimpin, tetapi juga menghubungkannya dengan tanggung jawab generasi muda dalam kehidupan bermasyarakat dan berdemokrasi.

Menurut Bakri, kemampuan memimpin bagi pelajar tidak semestinya hanya diterapkan dalam lingkungan organisasi sekolah. Lebih dari itu, pelajar perlu memiliki kepedulian terhadap persoalan sosial serta perkembangan kehidupan demokrasi di sekitarnya.

Ia mendorong para siswa mulai mengenal dan memahami persoalan demokrasi sejak berada di bangku sekolah. Pendidikan kepemimpinan, kata dia, seharusnya tidak berhenti pada kemampuan mengelola organisasi, tetapi juga membentuk karakter siswa yang peduli terhadap lingkungan sosial dan memiliki kesadaran terhadap kehidupan demokrasi.

Bakri juga menekankan pentingnya menghindari sikap apatis. Menurutnya, kepedulian terhadap demokrasi, hingga keberanian menyampaikan pendapat  merupakan bentuk kontribusi nyata yang dapat dilakukan pelajar dan generasi muda sebagai calon pemimpin dimasa mendatang.

Ia menilai budaya demokrasi yang sehat perlu dibangun dari lingkungan terdekat, termasuk sekolah. Lingkungan pendidikan dapat menjadi ruang bagi pelajar untuk belajar mengenai tanggung jawab, partisipasi, kepemimpinan, sekaligus membangun sikap saling menghargai di tengah perbedaan.

Dalam materi yang disampaikan, Bakri juga mengingatkan peserta LDKS agar tidak acuh terhadap berbagai isu demokrasi. Keterlibatan generasi muda dinilai penting untuk menumbuhkan kesadaran demokrasi, salah satunya melalui pengawasan partisipatif.

Dengan demikian, pelajar tidak hanya dipandang sebagai calon pemilih pada masa mendatang. Mereka juga merupakan bagian dari masyarakat yang dapat berkontribusi dalam membangun budaya demokrasi sejak dini.

Dalam konteks pengawasan partisipatif, keterlibatan masyarakat dapat diwujudkan melalui peningkatan kepedulian terhadap proses demokrasi serta turut mengawasi potensi pelanggaran di lingkungan sekitar, sesuai dengan peran dan kapasitas masing-masing.

Bakri turut mengingatkan pelajar untuk membangun sikap kritis dalam menyikapi informasi maupun berbagai persoalan demokrasi. Sikap tersebut penting agar siswa tidak mudah bersikap acuh dan tidak serta-merta menerima informasi tanpa terlebih dahulu mempertimbangkan kebenaran serta konteksnya.

 

Penulis : Muh. Ashar