Minat Masyarakat Tinggi, Bawaslu Bulukumba Apresiasi Pendaftar P2P Tahun 2026
|
Bulukumba, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bulukumba menggelar rapat evaluasi komprehensif terkait pendaftaran peserta Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026. Langkah ini dilakukan untuk memastikan para alumni pendidikan kedepan dapat efektif dan menjadi garda terdepan dalam menjaga integritas demokrasi di tingkat akar rumput.
Rapat yang berlangsung di Kantor Bawaslu Bulukumba, Rabu. 29 April 2026 ini dihadiri langsung oleh Ketua Bawaslu Bulukumba Bakri Abubakar, Anggota Bawaslu Awaluddin, serta Koordinator Sekretariat AM Rayes beserta jajaran staf Bawaslu Bulukumba.
Dalam arahannya, Ketua Bawaslu Bulukumba, Bakri Abubakar, menyampaikan apresiasi atas capaian program P2P 2026 yang berhasil memenuhi target peserta secara maksimal.
"Alhamdulillah, kuota 40 peserta telah terpenuhi. Tingginya partisipasi ini menunjukkan bahwa masyarakat Bulukumba memiliki kepedulian yang besar terhadap kualitas pemilu. Namun, tugas kami tidak berhenti di sini. Evaluasi ini penting untuk memastikan setiap alumni P2P nanti benar-benar menjadi agen pengawasan yang aktif di tengah masyarakat," ujar Bakri.
Bakri menambahkan bahwa evaluasi ini bertujuan untuk memastikan segala persiapan pelaksanaan kegiatan telah maksimal, guna menyempurnakan program pengawasan partisipatif di agar lebih berdampak luas.
Sementara itu, Anggota Bawaslu Bulukumba, Awaluddin, menegaskan bahwa P2P adalah strategi investasi jangka panjang dalam demokrasi. Menurutnya, kesadaran masyarakat adalah kunci utama untuk mencegah pelanggaran pemilu.
"P2P bukan sekadar kegiatan seremonial. Ini adalah upaya membangun fondasi pengawasan berbasis rakyat. Para peserta diharapkan mampu menjadi pelopor dalam menjaga integritas proses demokrasi, terutama dalam menyongsong tahapan Pemilu dan Pemilihan serentak mendatang," jelas Awaluddin.
Dari sisi dukungan manajemen, Koordinator Sekretariat Bawaslu Bulukumba, AM Rayes, menyatakan komitmennya untuk terus memfasilitasi program pengawasan partisipatif melalui penguatan aspek teknis dan administrasi yang lebih profesional.
Melalui evaluasi ini, Bawaslu Bulukumba optimistis dapat menciptakan sinergi yang lebih kuat antara pengawas pemilu dan masyarakat. Langkah strategis ini diharapkan mampu mewujudkan proses demokrasi yang jujur, adil, dan berintegritas di Bumi Panrita Lopi.
Penulis : Muh. Ashar