Lompat ke isi utama

Berita

Bakri Abubakar: IPM Punya Peran Strategis Dorong Pelajar Peduli Demokrasi

IPM

Keterengan Gambar : Pengurus Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Bulukumba saat melakukan foto bersama sesaat setelah audiensi di Kantor Bawaslu Bulukumba, Kamis (13/8/2026).

Bulukumba, Badan Pengawas Pemilihan Umum  — Ketua Bawaslu Kabupaten Bulukumba, Bakri Abubakar, menyambut baik kunjungan Pengurus Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Bulukumba ke Kantor Bawaslu Bulukumba, Kamis (13/8/2026). Audiensi tersebut dinilai menjadi langkah positif untuk memperkuat sinergitas dalam mendorong keterlibatan pelajar dan generasi muda dalam pengawasan partisipatif.

Bakri mengatakan, organisasi pelajar memiliki posisi strategis dalam membangun kesadaran demokrasi sejak dini. Menurutnya, pendidikan demokrasi tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara pemilu, tetapi membutuhkan keterlibatan berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi kepemudaan dan pelajar.

“Kami menyambut baik audiensi dari IPM Bulukumba. Bawaslu tentu terbuka untuk membangun sinergitas dengan organisasi kepemudaan dan pelajar. Pendidikan demokrasi tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara pemilu, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat,” ujar Bakri.

Ia berharap sinergitas tersebut dapat menjadi ruang untuk memperluas pendidikan pengawasan partisipatif, khususnya kepada kelompok pelajar dan pemilih muda.

Bakri juga mengapresiasi keterlibatan Ketua IPM Bulukumba, Nursan Haryanto, yang merupakan alumni kader Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P). Menurutnya, pengalaman tersebut dapat menjadi modal penting untuk mendorong kader IPM lainnya agar memiliki kepedulian terhadap demokrasi dan pengawasan pemilu.

“Alumni Pendidikan Pengawas Partisipatif memiliki peran penting untuk menularkan pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh kepada lingkungan sekitarnya. Kami berharap IPM dapat menjadi salah satu mitra strategis Bawaslu dalam membangun kesadaran demokrasi di kalangan pelajar dan generasi muda,” katanya.

Sementara itu, Ketua IPM Bulukumba, Nursan Haryanto, menjelaskan bahwa kunjungan tersebut dilakukan untuk membangun komunikasi sekaligus memperkuat sinergitas bersama Bawaslu Bulukumba.

Nursan mengatakan, kedekatannya dengan Bawaslu juga tidak terlepas dari pengalamannya sebagai alumni kader Pendidikan Pengawas Partisipatif. Pengalaman tersebut, kata dia, menjadi salah satu alasan pentingnya membangun kolaborasi antara IPM dan Bawaslu.

“Audiensi ini kami lakukan untuk membangun sinergitas bersama Bawaslu Bulukumba. Kami melihat banyak ruang yang dapat dikolaborasikan, khususnya dalam pendidikan demokrasi dan pengawasan partisipatif di kalangan pelajar dan generasi muda,” ujar Nursan.

Ia berharap komunikasi yang telah terbangun dapat ditindaklanjuti melalui kegiatan-kegiatan yang memberikan ruang bagi pelajar untuk memahami demokrasi sekaligus mengambil peran dalam pengawasan partisipatif.

Audiensi IPM Bulukumba dengan Bawaslu tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat jejaring pengawasan partisipatif. Kolaborasi antara lembaga pengawas pemilu dan organisasi pelajar diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya memahami demokrasi, tetapi juga memiliki kepedulian untuk menjaganya.

 

Penulis: Muh. Ashar