Bawaslu Bulukumba Perkuat Kapasitas Internal Hadapi Tahapan Pemilu
|
Bulukumba, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Bawaslu Bulukumba menggelar rapat rutin evaluasi kegiatan dan penguatan kapasitas internal di Kantor Bawaslu Bulukumba, Rabu (23/9/2026). Rapat tersebut diikuti oleh pimpinan dan jajaran sekretariat Bawaslu Bulukumba untuk mengevaluasi capaian program kerja serta menyusun langkah strategis dalam menghadapi tahapan pemilu mendatang.
Dalam arahannya, Ketua Bawaslu Kabupaten Bulukumba, Bakri Abubakar, mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran yang telah membangun komunikasi dan sinergi kelembagaan dengan berbagai pihak. Sejumlah agenda koordinasi dan silaturahmi telah dilakukan bersama pemangku kepentingan, di antaranya Polres Bulukumba, Lapas, Kodim 1411, hingga Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bulukumba.
Bakri menegaskan bahwa jajaran pengawas pemilu perlu terus meningkatkan kapasitas diri, khususnya dalam memahami regulasi kepemiluan dan perkembangan isu hukum yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemilu.
"Pengawasan pemilu menuntut kita untuk selalu siap dan responsif. Kita perlu mengasah pemahaman regulasi, termasuk membaca Perbawaslu serta mencermati putusan-putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terbaru. Selain itu, penguasaan alur penanganan pelanggaran, seperti ajudikasi dan pelanggaran administrasi, menjadi modal utama agar jajaran Bawaslu makin solid," ujar Bakri.
Untuk menjaga kesiapan jajaran di lapangan, Bawaslu Bulukumba merencanakan program peningkatan kapasitas secara rutin, baik harian maupun mingguan. Selain itu, akan dibentuk tim pendamping yang bertugas mendukung pimpinan dalam berbagai agenda kelembagaan.
Sementara itu, Anggota Bawaslu Bulukumba, Awaluddin, menyampaikan fokus pengawasan terkait Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB). Ia menekankan pentingnya pelaksanaan uji petik di tingkat desa dan kelurahan sebagai bagian dari penyusunan hasil pengawasan menjelang rapat pleno KPU Bulukumba pada akhir September.
"Uji petik tetap kita jalankan di beberapa titik desa dan kelurahan untuk memastikan keakuratan data pemilih secara riil. Langkah pencegahan juga terus kita perkuat melalui surat imbauan resmi kepada KPU," jelas Awaluddin.
Selain pengawasan data pemilih, Awaluddin juga memaparkan perkembangan program edukasi politik dan pengawasan partisipatif di lingkungan sekolah melalui pendampingan Pemilihan Ketua OSIS (Pilkotes) pada sejumlah SMA mitra Bawaslu.
Bawaslu Bulukumba juga merencanakan kegiatan kunjungan lapangan (touring) ke wilayah pelosok dan perbatasan desa sebagai upaya memperkuat hubungan internal serta meningkatkan semangat kerja jajaran.
Dari sisi tata kelola kelembagaan, Koordinator Sekretariat Bawaslu Bulukumba, A. Rayes, meminta seluruh jajaran sekretariat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Ia juga memberikan perhatian terhadap persiapan Audit Kinerja oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
"Diharapkan seluruh staf mempersiapkan dan mengasistensi data yang dibutuhkan jelang entry meeting Audit Kinerja BPK, yang dijadwalkan berlangsung selama 10 hari mulai 24 September hingga 3 Oktober 2026," tegas A. Rayes.
Melalui rapat evaluasi rutin tersebut, Bawaslu Bulukumba berkomitmen untuk terus meningkatkan akuntabilitas, transparansi publik, serta profesionalisme jajaran dalam menjalankan tugas pengawasan pada setiap tahapan demokrasi di Kabupaten Bulukumba.
Penulis : Irham / Foto : Dandi